internet-marketing-indonsiaSemua member memiliki angan-angan yang sama, yaitu sukses meraih kebebasan finansial dan passive income bersama VeMMA. Dalam semua bisnis, semua kisah sukses yang muncul kepermukaan bukanlah kisah ajaib semalam atau sesaat, tapi sebuah kisah yang mewakili sekian banyak tenaga, waktu dan pengorbanan yang telah diberikan untu meraih kesuksesan. Maka bila mereka bisa, kita juga bisa asal kaidah-kaidahnya kita ikuti juga. INGAT...! Vemma bukanlah skema singkat untuk sukses, tapi sebuah jalan yang harus kita lalui bersama.

Bedanya kita dengan mereka yang lebih dulu dalam sebuah bisnis adalah dalam hal kurva pembelajarannya saja. Kurva pembelajaran dan jam terbang mereka lebih baik, namun satu hal dengan kurva pembelajaran tersebut sebenarnya dengan jam terbang yang lebih singkat kita akan mampu meraih hal yang sama. Itulah bedanya yang dulu dan belakanga. Jadi jangan kecil kalau ternyata kita ada dibelakang kawan kita dalam memulali sebuah bisnis. Justru kita harus banyak bertanya dan belajar agar dengan jam terbang yang lebih singkat maka kurva pembelajarannya akan sama.

Ada beberapa tips awal untuk bagaimana menjalankan  bisnis vemma ini dengan baik.
  • Keep it Simple. Ketika kita memulai untuk mengenalkan Vemma kepada yang lain, maka karena terlalu semangatnya kita kadang belum apa-apa kita sudah  menyampaikan begitu banyak informasi kepada mereka. Belum tentu semua informasi tersebut akan memberikan kefahaman kepada mereka bahkan kalau tidak hati-hati dalam menyampaikan justru akan memberikan kesan bahwa bisnis ini sulit sekali. Bahan2 berupa brosur, video, leaflet, presentasi belum tentunya diperlukan saat pertama kali kita mengenalkan bisnis ini. Semuanya perlu dan penting tapi secara bertahap=tahap akan lebih baik sesuai dengan tingkat kesiapan mitra kita dalam menyerap informasi.
  • Product or Income ? Manfaat produk dulu atau potensi bisnisnya dulu yang harus disampaikan...? Vemma adalah sebuah skema bisnis murni, keberlanjutan bisnis vemma adalah tergantung dari volume penjualan produknya. Karena itu kalau ingin bisnis vemma kita berjalan langgeng, maka mulailah dengan menawarkan manfaat produknya terlebih dahulu daripada potensi bisnisnya. Karena kalau menawarkan potensi bisnisnya dulu, maka orang tidak terfikir untuk membeli produknya, padahal tanpa membeli produk tidak mungkin semua potensi bisnis tersebut diraih. Namun bila semua member memahami dan merasakan manfaat dan kebutuhan akan produk vemma, maka yakinlah... cepat atau lambat raihan potensi bisnis akan kita rasakan juga. Jadi dahulukan untuk mengenalkan manfaat produknya dahulu baru kemudian pelan-pelan jelaskan potensi bisnisnya.
  • Say Less To More. Lakukanlah upaya untuk selalu mengenalkan dan membicarakan vemma kepada siapapun. Satu-dua kalimat perlu kita sampaikan sebagai introduksi bahwa kita punya sesuatu. Bicara sedikit2 pada banyak orang lebih baik daripada bicara banyak pada sedikit orang. Bicara sedikit kemudian lengkapi dengan informasi tambahan leaflet, video akan sangat efektif sebagai perkenalan awal Vemma pada kolega kita.
  • Personal Development is Key. Lakukanlah selalu upaya untuk meningkatkan kualitas diri. Pelajari dan cari tahu segala aspek dari bisnis kita ini. Perluas wawasan dengan melahap semua info yang tersedia seputar bisnis kita ini.
  • Lakukan selalu teknik MLM (Merasakan Lalu Menceritakan, Mengajak Lalu Mengajarkan)
  • Jangan terpengaruh dengan kondisi lingkungan dengan membanding-bandingkan dan mengomentari bisnis yang lain. Energi yang kita keluarkan untuk membanding-bandingkan dan mengomentari bisnis yang lain akan jauh lebih bermanfaat untuk memikirkan banyak hal bagaimana agar bisnis kita bisa maju.
  • Pahami masa inkubasi. Dalam setiap sesuatu yang baru, berkembang atau tidaknya tergantung dari kesuksesan dalam mengatasi masa inkubasi. Bila ada kondisi stagnan dalam 1-2 H, atau 1-2 minggu bahkan 1-2 bulan, kenalilan bahwa barangkali itu adalah masa inkubasi bisnis kita. Keberhasilan kita kedepan dalam sebuah bisnis dipengaruhi keberhasilan kita mengatasi masa inkubasi bisnisnya.
  • Walaupun bisnis vemma sifatnya adalah online, namun harus diingat potensi offline sebenarnya sangatlah besar. Maka gunakanlah setiap kesempatan yang ada untuk memulai Home Event guna mengenalkan vemma. Bila anda tidak mampu jadi pembicara, maka ajaklah kawan anda atau upline/sponsir anda untuk membantu anda menjadi pembicara dalam Home Event.